Tanda hari kiamat 26-27

Standar

Tanda hari kiamat 26-27
ظهور القدرية(١) والمرجئة(٢):

Munculnya kaum qadariyah(1) dan kaum murjiah(2):

١ – عن أنس بن مالك قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: صنفان من أمتي لا يردان الحوض ولا يدخلون الجنة: القدرية والمرجئة(٣)

1. Dari Anas bin Malik berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: ada dua kelompok dari umatku yang tidak akan singgah di telagaku dan mereka tidak akan masuk surga yaitu kaum Qadariyah dan Murjiah(3)

٢ – عن ابن عمر قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: القدرية مجوس هذه الأمة، إن مرضوا فلا تعودوهم، وإن ماتوا فلا تشهدوهم(٤)

2. Dari Ibnu Umar berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: kaum Qadariyah adalah majusinya umat ini, apabila mereka sakit jangan kalian jenguk dan jika mereka mati maka jangan menghadiri jenazahnya(4)

٣ – عن زرارة قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: نزلت في أناس من أمتي في آخر الزمان يكذبون بقر الله عزوجل. يعني قوله تعالى: ذوقوا مسّ سقر* إنّا كلّ شيءٍ خلقنه بقدر.(٥)

3. Dari Zaroroh berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: telah turun ayat tentang orang-orang yang ada di umatku di akhir zaman yang mereka mendustakan takdir Allah. Yaitu firman Allah: rasakanlah sentuhan neraka saqor* sesungguhnya Kami ciptakan segala sesuatu dengan takdir(5)

٤ – عن أبي هريرة قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: أخر الكلام في القدر لشرار أمتي في آخر الزمان(٦)

4. Dari Abi Hurairah berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: diakhirkan pembicaraan tentang takdir karena buruknya kejahatan umatku di akhir zaman(6)

٥ – عن حذيفة رضي الله عنه قال: إني لأعلم أهل دينين من أمة محمد صلى الله عليه وسلم ف النار: قوم يقولون: إن كان أو لنا ضلالًا، ما بال خمس صلوات في اليوم والليلة، إنما هو صلاتان، العصر والفجر، وقوم يقولون: إنما الإيمان كلام وإن زنى وإن قتل(٧)

5. Dari Hudzaifah radhiyallahu anhu berkata: sesungguhnya aku benar-benar mengetahui ada dua kelompok dari sebagian umat Muhammad shallallahu alaihi wasallam bersabda yang berada di neraka: yaitu suatu kaum yang mereka mengatakan: kalau generasi awal kami mereka adalah orang-orang yang sesat lalu untuk apa shalat 5 waktu sehari semalam, sebenarnya perlu 2 shalat saja yaitu shalat Ashar dan shalat subuh, dan kaum yang mereka mengatakan: sesungguhnya Imam itu hanyalah ucapan, meskipun dia berzina meskipun dia membunuh(7)

٦ – عن ابن عباس قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: لا يزال أمر هذه الأمة مواتيا أو مقاربا ما لم يتكلموا في الولدان(٨) والقدر(٩)

6. Dari Ibnu Abbas berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: umat ini senantiasa tetap baik atau dekat dengan kebenaran selama tidak mempermasalahkan tentang anak-anak(8) dan takdir(9)

  
____

(١) سموا قدرية لنفيهم القدر وهم على أربعة أصناف كما وضحه شيخ الإسلام في الفتاوى 

(1) dinamakan qadariyah karena mereka mengingkari takdir dan mereka diatas 4 golongan sebagaimana disebutkan oleh Syaikhul Islam dalam kitab Al Fatawa

(٢) فرقة تقول الإيمان قول فقط وأخرجت العمل من الإيمان وبالتالي نفت زيادة الإيمان ونقصان وأما أهل السنة فهم يقولون الإيمان قول واعتقاد وعمل يزيد بالطاعات وينقص بالمعاصي. 

(2) kelompok yang mengatakan bahwa Iman hanyalah ucapan saja dan mengeluarkan amal dari iman. Dengan demikian iman tidak bertambah dan tidak berkurang. Dan adapun Ahlus Sunnah maka mereka mengatakan bahwa Iman mencakup ucapan, keyakinan dan amal. Bisa bertambah iman tersebut dengan ketaatan dan iman bisa berkurang disebabkan maksiat 

(٣) رواه الطبراني في الأوسط(٢٨١/٤) وصححه شيخنا في الصحيحة(٥٦٤/٦)

(3) riwayat At Thabrani dalam Mu’jamul Ausath(4/281) dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Ash Shahihah(6/564)

(٤) رواه أبو داود(٢٢٢/٤) وابن أبي عاصم في السنة(٣٣٨) وحسنه شيخنا الألباني 

(4) riwayat Abu Dawud(4/222) dan Ibnu Abi Ashim dalam As Sunnah(338), dan dihasankan oleh Syaikh Al Albani

(٥) رواه الطبراني في الكبير(٥٣١٦) الصحيحة لشيخنا(١٥٣٩)

(5) riwayat Ath Thabrani dalam Mu’jamul kabir/5316) dishahihkan oleh Syaikh Al Albani(1539)

(٦) رواه ابن أبي عاصم في السنة(٣٥٠) وحسنة شيخنا في الصحيحة(١١٢٤)

(6) riwayat Ibnu Abi Ashim dalam As Sunnah(350), dan dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Ash Shahihah(1124)

(٧) رواه أحمد في السنة(٦٦٣) وابن أبي شيبة(١٦٩/٦) والحاكم(٤١٩/٤)

(7) riwayat Ahmad dalam As Sunnah(663), dan Ibnu Abi Syaibah(6/169) dan Al Hakim(4/419)

(٨) قال المناوي في القيض: وأما الولدان فيحتمل أن أراد بهم أولاد المشركين هل هم في النار مع آبائهم أو في الجنه، ويحتمل أن المراد البحث عن كيفية حال ولدان الجنان، ويحتمل أنه كناية عن اللواط، ولم أر في ذلك شيئًا

(8) Al Manawi berkata dalam kitab Al Qaid: dan adapun tentang anak-anak yang dimaksudkan di hadits ini kemungkinan yang dimaksudkan Nabi adalah anak-anak kaum musyrikin, apakah mereka dineraka bersama bapak-bapak mereka ataukah mereka di surga. Dan ada kemungkinan bahwa yang dimaksud adalah mempermasalahkan perkara ghaib tentang bagaimana keadaan anak-anak yang ada di surga. Dan ada kemungkinan bahwasanya mereka berbicara tentang homo seksual yang korbannya adalah anak-anak. Dan menurut saya (Al Manawi) pendapat ketiga ini terlalu jauh. 

(٩) رواه ابن حبان(١٨٢٤) والحاكم(٣٣/١) وقال: صحيح على شرط الشيخين ولا نعلم له علة ووافقه الذهبي وهو كما قالا. شيخنا في الصحيحة

(9) riwayat Ibnu Hibban(1824) dan Al Hakim(1/33): shahih lighairihi dan kami tidak mengatakannya dan di setujui oleh Adz Dzahabi dan ini sebagaimana perkataan Syaikh Al Albani dalam Ash Shahih

Aqidah Islamiyah 13

Standar

Aqidah Islamiyah 13
حق الله على العباد 

Hak Allah atas para hambanya 

س ١ – لماذا خلقنا الله؟ 

Pertanyaan 1 : mengapa Allah menciptakan kita? 

ج ١ – خلقنا الله لنعبده ولا نشرك به شيئا. والدليل قول الله تعالى: {و ما خلقت الجن والإنس إلا ليعبدون}[سورة الذاريات : ٥٦] 

Jawaban 1 : Allah menciptakan kita agar kita beribadah kepada Allah dan tidak mempersekutukan Allah sedikitpun. Dan dalilnya firman Allah: {dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia melainkan hanya untuk beribadah kepada-Ku} [Adz Dzariyat : 56] 

وقال صلى الله عليه وسلم: حق الله على العباد أن يعبدوه، ولا يشركوا به شيئا (متفق عليه) 

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Hak Allah atas para hambaNya ada engkau beribadah kepada-Nya dan engkau tidak mempersekutukan Allah sedikitpun (Muttafaqun Alaihi) 

س ٢ – ما هي العبادة؟ 

Pertanyaan 2 : apa yang dimaksud dengan ibadah?

ج ٢ – العبادة: اسم جامع لما يحبه الله من الأقوال، والأفعال كالدواء، والصلاة، والخشوع، وغيرها. قال الله تعالى: {قل إن صلاتي و نسكي و محياي ومماتي لله رب العالمين} [سورة الأنعام: ١٦٢] 

Jawaban 2 : Ibadah adalah seluruh nama yang mencakup segala sesuatu yang dicintai Allah berupa ucapan dan perbuatan seperti Berdoa,  Shalat, Khusyuk, dan semacamnya. Allah berfirman : {katakanlah, sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah pemilik semesta alam}[Al An’am : 162] 

(نسكي: ذبحي للحيوانات قربة لله) 

(Ibadahku maksudnya adalah penyembelihan hewan untuk mendekatkan diri kepada Allah) 

وقال صلى الله عليه وسلم: قال الله تعالى: وما تقرب إلي عبدي بشيء أحب إلى مما افترضته عليه (حديث قدسي رواه البخاري) 

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Allah berfirman: dan tidaklah seorang hamba mendekatkan diri kepada-ku dengan sesuatu yang lebih Aku Cintai kecuali dengan apa yang Aku wajibkan kepadanya (Hadits Qudsi riwayat Bukhari) 

س ٣ –  ما هي أنواع العبادة؟ 

Pertanyaan 3: apa saja Macam-Macam ibadah? 

ج ٣ – أنواع العبادة كثيرة منها: الدعاء ولخوف والرجاء والتوكل والرغبة والرهبة والذبح والركوع والسجود والطواف والحلف والحكم، وغير ذلك من أنواع العبادة المشروعة

Jawaban 3 : Macam-Macam ibadah sangat banyak, diantaranya: berdoa, takut, berharap, tawakal, rasa harap, rasa takut, menyembelih, rukuk, sujud, thawaf, sumpah, dan berhukum. Dan selainnya dari Macam-Macam ibadah yang disyariatkan 

HSI 08 – Kajian 20 – cara beriman

Standar

■ *Beriman Kepada Rasul*

■ *Halaqah 20|  Cara Beriman kepada Para Rasul Bag 18*

📀 _link audio_

http://goo.gl/UG5e62

•┈┈┈┈┈•❁﷽❁•┈┈┈┈┈•
 

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته 

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين 
Halaqah yang Ke Dua Puluh dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah *Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 18*.
Disana ada perbedaan antara Al Mu’jizat dengan Al Karomah 
① Al Mu’jizat disertai dengan pengakuan sebagai seorang Nabi sedangkan Al Karomah tidak disertai dengan pengakuan sebagai seorang Nabi tetapi terjadi Al Karomah dengan sebab dia mengikuti & beriman dengan Nabi & istiqomah diatasnya. 
② Al Mu’jizat terjadi pada seorang Nabi & Nabi adalah manusia laki-laki yang merdeka sedangkan Al Karomah bisa terjadi bisa terjadi pada seorang Jin atau manusia, hamba sahaya atau orang yang merdeka, seorang laki-laki ataupun perempuan. Kalau mereka adalah orang-orang yang sholeh seperti yang terjadi pada Maryam & juga Safinah maula Rasulullãh ﷺ. 
③ Al Mu’jizat sesuatu yang luar biasa disemua tempat & masa sedangkan Al Karomah adalah sesuatu yang luar biasa di tempat & juga masa tertentu saja, sedangkan  Al Karomah adalah sesuatu yang luar biasa menurut tempat & masa tertentu saja. Oleh karena itu apa yang terjadi Maryam alaihi salam berupa ditemukannya makanan musim panas dimusim dingin & sebaliknya adalah sesuatu yang biasa di jaman sekarang 
④ Didalam Al Mu’jizat seorang Nabi diperintahkan untuk menampakkan nya sedangkan Al Karomah maka seorang wali diperintahkan untuk menyembunyikan nya. 
⑤ Manfaat Al Mu’jizat adalah untuk umum sedangkan manfaat Al Karomah biasanya untuk khusus orang tersebut. 
Itulah yang bisa kita sampaikan pada Halaqah kali ini  & sampai bertemu kembali pada Halaqah selanjutnya. 
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

 
_*Abdullāh Roy*_

Di kota Al-Madīnah 

 Materi audio ini disampaikan di dalam Grup WA *Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah (HSI) ‘Abdullāh Roy.*

•┈┈┈┈┈┈•❁❁•┈┈┈┈┈┈•

HSI 08 – Kajian 19 – cara beriman 

Standar

■ *Beriman Kepada Rasul*

■ *Halaqah 19|  Cara Beriman kepada Para Rasul Bag 17*

📀 _link audio_

http://goo.gl/pQXKUp

•┈┈┈┈┈•❁﷽❁•┈┈┈┈┈•
 

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته 

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين 
Halaqah yang Ke Sembilan belas dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah *Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 17*.

Setelah kita mengetahui tentang Al Karomah yang Allāh berikan kepada wali-Nya, maka hendaklah kita mengenal tentang Al Akhwal Asy-syaithoniyyah (keadaan² syaitan). 
Al Akhwal Asy-syaithoniyyah/keadaan² syaitan adalah perkara² yang diluar kebiasaan yang terjadi pada seorang wali syaitan sebagai Istidroj. 
Wali syaitan adalah pengikut syaitan & penolong syaitan. yang dimaksud dengan Istidroj adalah dibiarkan supaya bertambah kekufurannya kemudian di azab. 
Dan diantara dalil yang menunjukkan adanya wali² syaitan adalah firman Allāh :
وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُمْ مِنَ النُّورِ إِلَى الظُّلُمَاتِ ۗ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

*[QS Al-Baqarah 257]*
“Dan orang-orang yang kafir, maka  wali² nya adalah Thogut yang mengeluarkan mereka dari cahaya menuju kegelapan, mereka adalah penduduk Neraka, mereka kekal didalamnya”. 

Dan Allāh berfirman:

 

… وَإِنَّ الشَّيَاطِينَ لَيُوحُونَ إِلَىٰ أَوْلِيَائِهِمْ لِيُجَادِلُوكُمْ ۖ… 

*[QS Al-An’am 121]*
“Dan sesungguhnya syaitan² mewahyukan kepada wali²nya untuk menjebak kalian”

Dan diantara contoh Al Akhwal Asy-syaithoniyyah, apa yang disebutkan oleh Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah rahimahullah didalam kitab beliau Al-Furqon 
بين أولياء الرحمن و أولياء الشيطان 
Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah menyebutkan didalam kitab ini diantara contoh Al Akhwal syaitoniyyah. 
① Apa yang terjadi pada Musaiylamah Al Kadzab ketika dia mengaku sebagai seorang Nabi dia mengabarkan beberapa perkara yang ghaib wahyu dengan dari syaitan 
② Apa yang terjadi pada Al Aswad Al Amsi yang mengaku sebagai Nabi mengabarkan tentang perkara yang ghaib dengan wahyu dari syaitan sehingga tentara kaum muslimin takut syaitan akan mengabarkan kepadanya tentang mereka, sampai tentara kaum muslimin takut apabila syaitan akan mengabarkan kepada Aswad Al Amsi tentang mereka 
③ Kisah Al Haris Al Dimaski yang mengaku sebagai Nabi di zaman Abdul Malik bin Marwan setiap kali ditangkap & di penjara datang syaitan & melepaskan ikatan dikaki nya & melindungi dia dari senjata. 
Manusia saat itu melihat rombongannya berjalan diudara ketika dia ditangkap ada orang yang menikam nya dengan tombak namun tidak mempan 

Maka berkata Abdul Malik :

“engkau tidak menyebut nama Allāh”
Kemudian ketika dia menyebut nama Allāh & menikamnya mempanlah tombak nya & meninggal lah Al Harits 

Itulah yang bisa kita sampaikan pada Halaqah kali ini  & sampai bertemu kembali pada Halaqah selanjutnya. 
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

 
_*Abdullāh Roy*_

Di kota Al-Madīnah 

 Materi audio ini disampaikan di dalam Grup WA *Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah (HSI) ‘Abdullāh Roy.*

•┈┈┈┈┈┈•❁❁•┈┈┈┈┈┈•

Kemuliaan wanita dalam islam 41

Standar

Kemuliaan wanita dalam islam 41
المرأة سبب البطالة في المحتمعات الغربية 

Seorang wanita menjadi sebab dari pengangguran di masyarakat-masyarakat negeri Barat 

١ –  لقد دخلت المرأة جميع ميادين العمل في المجتمعات الغربية، فكثرت البطالة في تلك المجتمعات بشكل متفاقم، مما تعسر على علماء الاقتصاد إيجاد حلول لتخفيف حدة البطالة، أو توقيف زيادتها على الأقل، وكان السبب الرئيسي والمباشر للبطالة في تلك المجتمعات هو دخول المرأة جميع ميادين العمل دون استثناء: مزاحمة الرجال في الدوائر الحكومية والشركات، والمصانع، وغيرها من الوظائف 

1.  Sungguh wanita itu telah masuk di seluruh medan-medan pekerjaan di masyarakat barat. Sehingga menjadi banyak pengangguran di masyarakat itu dengan bentuk pengangguran yang cukup signifikan. Dari problem itu maka masuk pada kategori yang sulit bagi pakar ekonomi sulit untuk mengadakan solusi untuk merendahkan atau untuk menahan jumlah pengangguran atau menghentikan bertambahnya, minimal upaya mereka. Dan sebabnya yang paling pokok dan sebab yang paling langsung bagi munculnya pengangguran di masyarakat itu adalah masuknya wanita di seluruh medan-medan pekerjaan tanpa terkecuali, diantaranya menduduki posisi kaum laki-laki di kantor-kantor negeri, perusahaan dan pabrik-pabrik dan selainnya dari pekerjaan-pekerjaan. 

٢ – إن الأزمات الاقتصادية التي أصابت المجتمعات الغربية جعلها تسرح عددًا كبيرًا من الموظفين والعمال، وأول ما وقع عليه التسريح هم الرجال، لأن أصحاب الشركات والمصانع والمحلات التجارية وغيرها يفضلون الاحتفاظ بالمرأة على الرجل لما للمرأة من جاذبية وأنوثة وإغراء لجلب الزبائن والحلفاء

2. Sesungguhnya krisis ekonomi yang menimpa masyarakat Barat menjadikan negeri-negeri barat itu memberhentikan sejumlah dari kalangan pegawai laki-laki dan beberapa pekerja laki-laki yang mereka bekerja di lapangan. Dan yang pertama dijatuhkan atas PHK itu mereka kalangan kaum laki-laki karena pendiri perusahaan dan pabrik dan pemilik toko untuk mereka jual beli atau yang lainnya. Mereka lebih memandang bisa menjaga, mengkondisikan perusahaan justru dengan mempertahankan wanita dibandingkan kaum Laki-laki, karena mengingat seorang wanita itu memiliki karakter dan sifat menarik dan memiliki sifat kelemah lembutan dan sifat kepiawaian karena tipu muslihat untuk mendatangkan pelanggan dan memiliki sumpah dan janji-janji

٣ – ومن المؤسف أن تحذو البلاد العربية والإسلامية حذو المجتمعات الغربية فتدخل المرأة ميادين العمل في دوائر الحكومة، حتى المحاماة، وكثيرًا ما تدخل في الشركات، والمؤسسات الخاصة والعامة، وحتى المعامل، مما سبب البطالة للرجال الذين عليهم مسؤولية الإنفاق على أسرهم، وتدهورت الأخلاق، وانتشرت الفاحشة في تلك الأماكن التي اختلط فيها الرجال والنساء، وساءت العلاقة بين الزوج وزوجته نتيجة هذا الاختلاط

3. Dan diantara perkara yang cukup memprihatinkan akan menyamakan langkahnya negeri-negeri arab dan negeri-negeri islam selangkah dengan langkah-langkahnya masyarakat Barat. Sehingga akibatnya masuknya wanita-wanita itu di medan-medan pekerjaan di kantor-kantor negeri hingga di jabatan-jabatan hakim dan akibatnya banyak apa yang wanita-wanita itu masuk di dalam perusahaan-perusahaan dan yayasan-yayasan khusus atau lembaga-lembaga yang umum dan hingga ia bekerja di ruang kerja teknisi di semua bidangnya. Dari perkara-perkara yang menyebabkan pengangguran kaum laki-laki yang kaum laki-laki ini merekalah yang bertanggung jawab diatas pundak mereka dalam hal memberi nafkah atas keluarga-keluarga mereka. Akibatnya adalah timbulnya kemerosotan akhlak dan menyebarlah perbuatan-perbuatan keji di tempat-tempat itu, dimana tempat itu telah berbaur disitu laki-laki dan perempuan dan menjadi jelek hubungan antara suami dan istri akibat dari berbaurnya laki-laki dan perempuan tersebut.