Risalah Makiyah 38

Standar

Risalah Makiyah 38
صفة الضحك والعجب

Sifat tertawa Allah dan kagumnya Allah 

ويؤمنون بما أخبر عنه نبيه صلى الله عليه وسلم بأنه يضحك، ويعجب 

Dan mereka beriman dengan apa saja yang telah dikabarkan tentang Nya oleh Nabi bahwasanya Allah tertawa dan Allah takjub, 

كما في قوله صلى الله عليه وسلم: يضحك الله إلى رجلين أحدهما الآخر يدخلان الجنة: يقاتل، هذا في سبيل الله، فيقتل، ثم يتوب الله على القاتل، فيستشهد(١)، 

Sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam: Allah tertawa terhadap dua orang laki-laki yang salah seorang dari keduanya membunuh yang lainnya, namun keduanya sama-sama masuk surga: yang satu ini berperang dijalan Allah kemudian dia terbunuh, kemudian Allah menerima taubatnya si pembunuh, kemudian dia juga meninggal di medan perang sebagai syahid(1) 

وقوله صلى الله عليه وسلم: قد عجب الله من صنيعكما بضيفكما الليلة(٢) 

Dan sabda beliau shallallahu alaihi wasallam: sungguh Allah takjub dari perbuatan kalian berdua terhadap tamu kalian berdua pada suatu malam(2)

وما جاء عنه صلى الله عليه وسلم: ضحك ربنا من قنوط عباده وقرب غيره، قال: قلت: يا رسول الله، أو يضحك الرب، قال: نعم، قلت: لن نعدم من رب يضحك خيرًا(٣)

Dan apa yang datang dari Nabi shallallahu alaihi wasallam: Rabb kita tertawa disebabkan keputusasaan dari hamba-hambanya dan disebabkan dekatnya perbuatan suatu keadaan menuju keadaan yang lain sahabat bertanya : aku berkata: Wahai Rasulullah apakah Allah tertawa? Rasulullah menjawab: ya, aku berkata: kita tidak akan kehilangan kebaikan dari Rabb yang tertawa.(3)

_____

(١) رواه البخاري(٢٦٧١)، ومسلم(١٨٩٠)

(1) riwayat Bukhari (2671), Muslim (1890)

(٢) رواه مسلم(٢٠٥٤)

(2) riwayat Muslim (2054)

(٣) أخرجه الإمام أحمد(١٥٧٥٤) وابن ماجه(١٨١)، وصححه الإمام الألباني رحمه الله في الصحيحة(٢٨١٠)

(3) riwayat Imam Ahmad (15754), Ibnu Majah(181), dan dishahihkan oleh Imam Al Albani Rahimahullah dalam kitab Ash Shahihah(2810)

Risalah Makiyah 37

Standar

Risalah Makiyah 37
صفة المحبة والفرح 

Sifat tentang cinta dan sifat kegembiraan 

ويؤمنون بأن يحب ويحب كما قال سبحانه:فَسَوْفَ يَأْتِي اللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ 

Dan mereka beriman bahwasanya Allah Maha Mencintai dan Allah dicintai makhluknya sebagaimana firman Allah: “maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya,” (Surat Al-Ma’idah, Ayat 54) 

وقوله: إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

Dan firman Allah: “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (Surat Al-Baqarah, Ayat 222) 

وقوله: قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ 

Dan firman Allah: “Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. (Surat Aal-E-Imran, Ayat 31) 

ويبين ذلك قول النبي صلى الله عليه وسلم: لله أشد فرحا بتوبة عبده(١)، 

Dan yang menjelaskan tentang sifat gembira tersebut adalah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Allah benar-benar sangat bergembira dengan taubat hambanya(1)

وقوله فيمن أعاد سورة الإخلاص في صلاته: أخبروه أن الله يحبه(٢)، 

Dan juga sabdanya terhadap seorang sahabat yang mengulang-ulang surat Al Ikhlas dalam shalatnya: kabarkan kepada orang tersebut bahwasanya Allah sungguh mencintai orang tersebut.(2)

وقوله صلى الله عليه وسلم: ورجلان تحابا في الله(٣)

Dan sabdanya shallallahu alaihi wasallam: dan dua orang laki-laki yang keduanya saling mencintai karena Allah(3)

_____

(١) رواه البخاري(٥٩٥٠)، ومسلم(٢٧٤٧)، وللفظ له

(1) riwayat Bukhari(5950), Muslim (2747), dan lafadz miliknya 

(٢) رواه البخاري(٦٩٤٠)، ومسلم(٨١٣)

(2) riwayat Bukhari(6940), Muslim (813)

(٣) رواه البخاري(٦٢٩)، ومسلم(١٠٣١)

(3) riwayat Bukhari (629), musr(1031)

Risalah Makiyah 35-36

Standar

Risalah Makiyah 35-36
القرآن كلام الله غير مخلوق 
ويؤمنون بأن القرآن كلام الله، منزلٌ غير مخلوق، أنزله على قلب نبيه محمد صلى الله عليه وسلم، 

Dan mereka (Ahlus Sunnah wal jama’ah) mengimani bahwasanya Al Qur’an adalah firman Allah, yang diturunkan dari sisi Allah dan bukan makhluk. Allah menurunkan Al Qur’an di dalam hati Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. 

كما قال سبحانه: (وَإِنْ أَحَدٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ اسْتَجَارَكَ فَأَجِرْهُ حَتَّىٰ يَسْمَعَ كَلَامَ اللَّهِ)(التوبة: ٦)

Sebagaimana firman Allah: Dan jika seorang diantara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah,(Surat At-Tawbah, Ayat 6) 

وقوله: (فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَىٰ قَلْبِكَ بِإِذْنِ اللَّهِ)(البقرة:٩٧)

Dan firman Allah: maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah(Surat Al-Baqarah, Ayat 97) 

وقوله: (إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ)(القر:١)

Dan firman Allah: Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.(Surat Al-Qadr, Ayat 1) 

وقوله:(قُلْ نَزَّلَهُ رُوحُ الْقُدُسِ مِنْ رَبِّكَ بِالْحَقِّ)(النحل:١٠٢)

Dan firman Allah: Katakanlah: “Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Quran itu dari Tuhanmu dengan benar,.(Surat An-Nahl, Ayat 102) 

وقوله:(إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ ۚ)(الدخان: ٣)

Dan firman Allah: sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi(Surat Ad-Dukhan, Ayat 3)

وقوله: ( نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ) (عَلَىٰ قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ)(الشعراء:١٩٣-١٩٤)

Dan firman Allah: dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan,(Surat Ash-Shu’ara, Ayat 193-194) 

وأن الله تكفل بحفظه كما قال سبحانه: ( إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ) (الحجر:٩)

Dan bahwasanya Allah telah bersumpah untuk menjaga Al Qur’an, sebagaimana firman Allah: Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.(Surat Al-Hijr, Ayat 9) 

فلم يزد فيه حرف ولم ينقص منه، أنزله الله على نبيه صلى الله عليه وسلم، فمن ظن أنه ناقص أو فيه زيادة فهو كافر مرتد مكذب لله عزوجل ولرسوله صلى الله عليه وسلم 

Tidaklah ditambahkan didalamnya satu huruf pun dan tidak dikurangi darinya, Al Qur’an itu diturunkan oleh Allah kepada Nabinya shallallahu alaihi wasallam, barangsiapa meyakini bahwa Al Qur’an itu berkurang atau didalamnya ada tambahan maka dia kafir dan murtad dan mendustakan Allah dan Rasul-Nya shallallahu alaihi wasallam

Risalah Makiyah 33-34

Standar

Risalah Makiyah 33-34
معية الله 

Kebersamaan Allah 

ويؤمنون بمعيته الخاصة لقوله عزوجل: (إِذْ يَقُولُ لِصَاحِبِهِ لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا)[التوبة: ٤٠] 

Dan mereka (Ahlus Sunnah wal jama’ah) beriman dengan kebersamaan Allah yang bersifat khusus, berdasarkan firman Allah: “di waktu dia berkata kepada temannya: “Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita”. [Surat At-Tawbah 40]

وقوله: (إِنَّنِي مَعَكُمَا أَسْمَعُ وَأَرَىٰ)[طه: ٤٦] 

Dan firman Allah: “sesungguhnya Aku beserta kamu berdua, Aku mendengar dan melihat”.[Surat Ta-Ha 46]

وقول النبي صلى الله عليه وسلم : ما ظنك يا أبا بكر باثنين الله ثالثهما(١) 

Dan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam: bagaimana pendapatmu wahai Abu Bakar dengan dua orang sedangkan Allah yang ketiga dari keduanya(1)

وبمعيته العامة لجميع خلقه، كقوله عز وجل: (هُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۚ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِي الْأَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا ۖ وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنْتُمْ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ)

[Surat Al-Hadid 4]

وقوله: (مَا يَكُونُ مِنْ نَجْوَىٰ ثَلَاثَةٍ إِلَّا هُوَ رَابِعُهُمْ وَلَا خَمْسَةٍ إِلَّا هُوَ سَادِسُهُمْ وَلَا أَدْنَىٰ مِنْ ذَٰلِكَ وَلَا أَكْثَرَ إِلَّا هُوَ مَعَهُمْ أَيْنَ مَا كَانُوا)

Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dialah keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dialah keenamnya. Dan tiada (pula) pembicaraan antara jumlah yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia berada bersama mereka di manapun mereka berada. [Surat Al-Mujadila 7]

وقوله صلى الله عليه وسلم: يا أيها الناس ارجعو على أنقسكم، فإنكم لا تدعون أصم ولا غائبا، إنه معكم إنه سميع قريب، تبارك اسمه وتعالى جده(٢)

Dan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam: Wahai sekalian manusia berlemah lembutlah kalian terhadap diri kalian, karena sesungguhnya kalian tidaklah berdoa kepada Dzat yang tuli, dan tidaklah kepada dzat yang ghaib, sesungguhnya Allah senantiasa bersama kalian, sesungguhnya Allah Dzat yang maha mendengar dan dekat. Maha suci namaNya dan Maha Tinggi keagunganNya(2)

_____

(١) رواه البخاري (٣٤٥٣)، ومسلم(٢٣٨١)

(1) riwayat Bukhari(3453) Muslim (2381)

(٢) رواه البخاري(٢٨٣٠)، ومسلم(٢٧٠٤)

(2) riwayat Bukhari (2830), Muslim (2804)

Risalah Makiyah 31-32

Standar

Risalah Makiyah 31-32
صفة النفس

Sifat Dirinya Allah 

ويؤمنون بقوله عزوجل: (تَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي وَلَا أَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِكَ)[المائدة: ١١٦] 

Dan mereka Ahlus Sunnah wal jama’ah beriman dengan firman Allah : “Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau.” [Surat Al-Ma’idah 116]

ويؤمنون برضاه، وغضبه، وحبه، وبغضه، وسخطه على أعدائه، 

Dan mereka Ahlus Sunnah wal jama’ah beriman dengan sifat ridhonya Allah, sifat murka bagi Allah, sifat cinta bagi Allah, sifat benci bagi Allah dan sifat marahnya Allah atas musuh-musuhNya. 

كما قال سبحانه: (ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمُ اتَّبَعُوا مَا أَسْخَطَ اللَّهَ وَكَرِهُوا رِضْوَانَهُ فَأَحْبَطَ أَعْمَالَهُمْ)[محمد : ٢٨] 

Sebagaimana firman Allah: “Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan karena mereka membenci keridhaan-Nya, sebab itu Allah menghapus (pahala) amal-amal mereka.” [Surat Muhammad 28]

وقوله عز وجل: (وَيَمْكُرُونَ وَيَمْكُرُ اللَّهُ ۖ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ)[الأنفال: ٣٠] 

Dan firman Allah : “Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu.” [Surat Al-Anfal 30]

وقوله عز وجل : (إِنَّهُمْ يَكِيدُونَ كَيْدًا) (وَأَكِيدُ كَيْدًا)[الطارق: ١٥-١٦]

Dan firman Allah : “Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya. Dan Akupun membuat rencana (pula) dengan sebenar-benarnya.”  [Surat At-Tariq 15-16]

وقوله عزوجل : (فَلَمَّا آسَفُونَا انْتَقَمْنَا مِنْهُمْ)[الزخرف: ٥٥] 

Dan firman Allah: “Maka tatkala mereka membuat Kami murka, Kami menghukum mereka.”[Surat Az-Zukhruf 55]

وقوله عزوجل: (وَهُوَ شَدِيدُ الْمِحَالِ)[الرعد: ١٣]

Dan firman Allah: “dan Dialah Tuhan Yang Maha keras siksa-Nya”[Surat Ar-Ra’d 13]

كل هذا حق حقيقته لا سؤول ولا يصوف عن ظاهرة، بل يثبت له سبحانه وتعالي كما أثبته لنفسه تعالى وتقدس عن النظراء والأشباه

Kesemua ini adalah benar secara hakikatnya. Tidak boleh ayat yang menjelaskan tentang sifat-sifat Allah tersebut diberi makna dengan makna yang batil, dan tidak pula dipalingkan dari dhohir ayatnya, bahkan ditetapkan untuk Allah sebagaimana Allah tetapkan hal itu untuk dirinya yang maha tinggi dsn Maha suci dari tandingan-tandingan dan hal-hal yang menyerupai Allah.