Aqidah Islamiyah 13

Standar

Aqidah Islamiyah 13
حق الله على العباد 

Hak Allah atas para hambanya 

س ١ – لماذا خلقنا الله؟ 

Pertanyaan 1 : mengapa Allah menciptakan kita? 

ج ١ – خلقنا الله لنعبده ولا نشرك به شيئا. والدليل قول الله تعالى: {و ما خلقت الجن والإنس إلا ليعبدون}[سورة الذاريات : ٥٦] 

Jawaban 1 : Allah menciptakan kita agar kita beribadah kepada Allah dan tidak mempersekutukan Allah sedikitpun. Dan dalilnya firman Allah: {dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia melainkan hanya untuk beribadah kepada-Ku} [Adz Dzariyat : 56] 

وقال صلى الله عليه وسلم: حق الله على العباد أن يعبدوه، ولا يشركوا به شيئا (متفق عليه) 

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Hak Allah atas para hambaNya ada engkau beribadah kepada-Nya dan engkau tidak mempersekutukan Allah sedikitpun (Muttafaqun Alaihi) 

س ٢ – ما هي العبادة؟ 

Pertanyaan 2 : apa yang dimaksud dengan ibadah?

ج ٢ – العبادة: اسم جامع لما يحبه الله من الأقوال، والأفعال كالدواء، والصلاة، والخشوع، وغيرها. قال الله تعالى: {قل إن صلاتي و نسكي و محياي ومماتي لله رب العالمين} [سورة الأنعام: ١٦٢] 

Jawaban 2 : Ibadah adalah seluruh nama yang mencakup segala sesuatu yang dicintai Allah berupa ucapan dan perbuatan seperti Berdoa,  Shalat, Khusyuk, dan semacamnya. Allah berfirman : {katakanlah, sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah pemilik semesta alam}[Al An’am : 162] 

(نسكي: ذبحي للحيوانات قربة لله) 

(Ibadahku maksudnya adalah penyembelihan hewan untuk mendekatkan diri kepada Allah) 

وقال صلى الله عليه وسلم: قال الله تعالى: وما تقرب إلي عبدي بشيء أحب إلى مما افترضته عليه (حديث قدسي رواه البخاري) 

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Allah berfirman: dan tidaklah seorang hamba mendekatkan diri kepada-ku dengan sesuatu yang lebih Aku Cintai kecuali dengan apa yang Aku wajibkan kepadanya (Hadits Qudsi riwayat Bukhari) 

س ٣ –  ما هي أنواع العبادة؟ 

Pertanyaan 3: apa saja Macam-Macam ibadah? 

ج ٣ – أنواع العبادة كثيرة منها: الدعاء ولخوف والرجاء والتوكل والرغبة والرهبة والذبح والركوع والسجود والطواف والحلف والحكم، وغير ذلك من أنواع العبادة المشروعة

Jawaban 3 : Macam-Macam ibadah sangat banyak, diantaranya: berdoa, takut, berharap, tawakal, rasa harap, rasa takut, menyembelih, rukuk, sujud, thawaf, sumpah, dan berhukum. Dan selainnya dari Macam-Macam ibadah yang disyariatkan 

Aqidah Islamiyah 11-12

Standar

Aqidah Islamiyah 11-12
س ٧ – ما هي علامات حسن الخاتمة للميت؟ 

Pertanyaan ketujuh : apa saja tanda-tanda khusnul khotimah bagi seorang yang meninggal? 

ج ٧ – علامات حسن الخاتمة كثيرة، فأيما مسلم مات بإحداها كانت بشارة له، ويالها من بشارة! 

Jawab : tanda-tanda khusnul khotimah sangat banyak, maka siapa saja seorang muslim yang meninggal dengan salah satu tandanya maka ini merupakan kabar gembira bagi keluarganya, betapa besarnya kabar gembira 

١ – النطق بالشهادتين عند الموت

1. Mengucapkan dua kalimat syahadat ketika meninggal

٢ – الموت ليلة الجمعة، أو نهارها

2. Meninggal di malam jum’at atau di siang hari jum’at 

٣ – الموت برشح الجبين(بعرقه) 

3. Meninggal dengan keringat di dahi (dengan keringatnya) 

٤ – الاستشهاد بساحة القتال

4. Meninggal saat berada di medan pertempuran 

٥ – الموت غازيًا في سبيل الله، ويشتمل من قتل ومات في سبيل الله، ومن مات في الطاعون، ومرض البطن الاستسقاء، وابتفاخ البطن، أو الإسهال، وكل من يشتكي من بطنه. 

5. Meninggal dalam keadaan sedang berperang di jalan Allah, dan yang terbunuh dan meninggal di jalan Allah, dan yang meninggal karena terkena wabah penyakit, dan meninggal karena sakit di bagian dalam perutnya, dan meninggal karena perut kembung, atau diare, dan setiap yang mengeluhkan sakit di bagian perut 

٦ – من مات بالغرق أو الحرق

6. Barangsiapa yang meninggal karena tenggelam atau terbakar 

٧ – موت المرأة في النفاس

7. Seorang wanita yang meninggal karena nifas

٨ – الموت بمرض ذات الجنب، وهو ورم حار في الغشاء المستبطن للأضلاع

8. Barangsiapa yang meninggal dengan sakit di dzatu janbi, yaitu pembengkakan panas di bagian atas perut yaitu tulang rusuk

٩ – الموت بداء السل

9. Meninggal karena penyakit lumpuh 

١٠ – الموت في سبيل الدفاع عن دينه أو نفسه أو ماله 

10. Meninggal karena membela agamanya atau jiwanya atau hartanya 

١١ – الموت مرابطًا في سبيل الله (والربط: هو الحراسة) 

11. Meninggal karena sedang berjaga-jaga di jalan Allah (berjaga-jaga yaitu bersiap-siap) 

١٢ – الموت على عمل صالح: كالشهادتين، والصوم، والصدقة. [انظر هذا البحث بأدلته في كتاب أحكام الجنائز للمحدث الألباني ص ٣٤] 

12. Meninggal karena melakukan amal shaleh, seperti mengucapkan dua kalimat syahadat, puasa, sedekah.[lihat pembahasan ini disertai dengan Dalilnya dalam kitab Hukum-hukum jenazah oleh Syaikh Al Albani halaman 34]

وقد وردت أحاديث تبين هذه العلامات منها قوله صلى الله عليه وسلم: الشهداء سبعة سوى القتل في سبيل الله: المطعون شهيد، والغرق شهيد، وصاحب ذات الجنب شهيد، والمبطون شهيد، والحرق شهيد والذي يموت تحت الهدم شهيد، والمرأة تموت بجمع شهيدة(صحيح الحاكم ووافقه الذهبي) 

Dan sungguh telah ada hadits yang menjelaskan tentang tanda-tanda khusnul khotimah ini, diantaranya sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam: para syahid ada 7 selain yang terbunuh di jalan Allah: orang yang meninggal saat terkena wabah penyakit, orang yang tenggelam, orang yang terkena sakit di bagian tulang rusuk, orang yang terkena penyakit perut, orang yang terbakar, orang yang meninggal karena reruntuhan, dan perempuan yang meninggal karena hamil (shahih Al Hakim dan disepakati oleh Adz Dzahabi) 

من قال لا إله إلا الله ابتغاء وجه الله ختم له بها دخل الجنة، ومن صام يومًا ابتغاء وجه الله ختم له بها دخل الجنة، ومن تصدق بصدقة ابتغاء وجه الله ختم له بها دخل الجنة (ذكر الألباني أن إسناده صحيح) 

Barangsiapa yang mengucapkan tiada tuhan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah yang dengannya mengharapkan wajah Allah, lalu dia meninggal karenanya maka ia masuk surga, dan barangsiapa yang berpuasa yang dengannya mengharapkan wajah Allah, lalu dia meninggal karenanya maka ia masuk surga, dan barangsiapa yang bersedekah dengan suatu sedekah yang dengannya mengharapkan wajah Allah, lalu dia meninggal karenanya maka ia masuk surga, (disebutkan oleh Syaikh Al Albani sanad yang shahih)

Aqidah Islamiyah 11

Standar

Aqidah Islamiyah 11
س ٦ –  ما هي عقيدتك في البعت؟ وما حكم إنكاره؟ 

Pertanyaan 6 –  apakah aqidahmu tentang perkara kebangkitan? Dan apa hukum mengingkarinya? 

ج ٦ – عقيدتي في البعث: الإيمان به واجب، وأنه جزء لا يتجزأ من الإيمان بالله، وأن الذي خلق الخلق من العدم قادر على إعادة الخلق مرة أخرى. وحكم إنكاره : كفر ومخلل صاحبه في النار، والدليل قوله تعالى:

Jawab 6 : aqidahku tentang perkara kebangkitan adalah mengimani dengan perkara kebangkitan adalah kewajiban, bahwa ini diantara satu bagian yang tidak bisa dipisahkan dari keimanan kepada Allah. Dan bahwasanya yang menciptakan makhluk daru sesuatu yang tidak ada lebih mampu untuk mengembalikan makhluk kepada awal penciptaannya, dan hukum mengingkari hari kebangkitan: kufur dan membuat pelakunya kekal di dalam neraka. Dalilnya adalah firman Allah: 

(وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَنَسِيَ خَلْقَهُ ۖ قَالَ مَنْ يُحْيِي الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيمٌ) (قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ)[يسن: ٧٩،٧٨] 

Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?” Katakanlah: “Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk.[Surat Ya-Seen 78, 79]

aqidah Islamiyah 9

Standar

Aqidah Islamiyah 9
س ٥ –  من هو نبيك؟ 

Pertanyaan 5 : siapa nabimu? 

ج ٥ – نبيي محمد صلى الله عليه وسلم، وهو محمد بن عبدالله بن عبد المطلب بن هاشم، ولد في مكة وأمه آمنة بنت وهب، وهو نبي ورسول إلى الناس كافة، قال الله تعالى: (قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا) [الأعراف: ١٥٨] 

Jawab 5 : Nabiku Muhammad shallallahu alaihi wasallam, dan dia adalah Muhammad bin Abdillah bin Abdil Mutholib bin Hasyim, dilahirkan di Makkah dan Ibu beliau adalah Aminah binti Wahhab, dan beliau adalah seorang nabi dan rasul yang diutus kepada manusia secara keseluruhan. Allah berfirman: Katakanlah: “Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, [Surat Al-A’raf 158]

وهو خاتم النبيين، وليس بعده نبي ولا رسول قال الله تعالى: (مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَٰكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ ۗ )[الأحزاب: ٤٠] 

Dan beliau adalah penutup para nabi, dan tidaklah ada nabi setelah beliau shallallahu alaihi wasallam dan juga tidak ada rasul setelah beliau shallallahu alaihi wasallam. Allah berfirman: “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi.” [Surat Al-Ahzab 40]

أصبح نبيًا عندما نزل عليه قوله تعالى: (اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ)[العلق: ١] 

Beliau menjadi Nabi ketika turun firman Allah: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,[Surat Al-Alaq 1]

أصبح وسولًا عندما نزل عليه قوله تعالى: (يَا أَيُّهَا الْمُدَّثِّرُ) (قُمْ فَأَنْذِرْ)[المدثر: ٢،١]

Beliau menjadi seorang rasul ketika turun firman Allah:” Hai orang yang berkemul (berselimut), bangunlah, lalu berilah peringatan!”[Surat Al-Muddaththir 1,2]

نزل عليه الوحي وعمره أربعون سنة، وهاجر بعد ثلاثة عشر عامًا من بعثته إلى المدينة، وبقي فيها عشر سنين، ومات وعمره ثلاث وستون سنة في المدينة، 

Wahyu turun kepada beliau saat usia beliau 40 tahun, dan beliau diutus berhijrah ke Madinah setelah 13 tahun (di Makkah), dan tetap tinggal di Madinah 10 tahun. Dan beliau meninggal di Madinah pada saat usia 63 tahun. 

وأول ما دعا إليه الرسول صلى الله عليه وسلم التوحيد، وهو قول: لا إله إلا الله (أي لا معبود بحق إلا الله)،

Dan pertama yang didakwahkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah Tauhid, dan ucapan tauhid adalah: laa ilaha illallah (artinya, tidak ada yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah) 

وأمره ربه أن يدعو الله وحده، ولا يشرك به أحدا في دعائه كما يفعل المشركون في زمانه، فقال له ربه: (قُلْ إِنَّمَا أَدْعُو رَبِّي وَلَا أُشْرِكُ بِهِ أَحَدًا)[الجن: ٢٠] 

Dan RabbNya memerintahkan agar berdoa kepada Allah semata, dan tidak berbuat kesyirikan di dalam berdoa sebagaimana yang dilakukan oleh kaum Musyrikin di zamannya: Allah berfirman: “Katakanlah: “Sesungguhnya aku hanya menyembah Tuhanku dan aku tidak mempersekutukan sesuatupun dengan-Nya”[Surat Al-Jinn 20]

وقال صلى الله عليه وسلم : الدعاء هو العبادة. (رواه الترمذي وقال حسن صحيح) 

Dan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam: sesungguhnya doa adalah ibadah. (riwayat Tirmidzi dan Tirmidzi berkata hadits hasan shahih) 

فالواجب على المسلمين أن يدعوا الله وحده، ولا يدعوا غيره، ولو كان نبيًا أو وليًا، لأن الله وحده هو القادر، وغيره من الأموات عاجزون عن دفع الضر عنهم.

Maka wajib bagi setiap muslim untuk berdoa kepada Allah semata, dan tidak berdoa kepada selain Allah, meskipun seorang nabi atau wali, karena Allah Semata yang Maha Berkuasa, dan selain Allah dari golongan orang yang mati, mereka tidak mampu untuk menghilangkan kemadhorotan dari mereka. 

قال الله تعالى:  (وَالَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ لَا يَخْلُقُونَ شَيْئًا وَهُمْ يُخْلَقُونَ)(أَمْوَاتٌ غَيْرُ أَحْيَاءٍ ۖ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ)[النحل: ٢١،٢٠] 

Allah berfirman: “Dan berhala-berhala yang mereka seru selain Allah, tidak dapat membuat sesuatu apapun, sedang berhala-berhala itu (sendiri) dibuat orang. (Berhala-berhala itu) benda mati tidak hidup, dan berhala-berhala tidak mengetahui bilakah penyembah-penyembahnya akan dibangkitkan.”[Surat An-Nahl 20,21]

Aqidah Islamiyah 3

Standar

​Aqidah Islamiyah 3
بسم الله الرحمن الرحيم 

Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi Maha penyayang 

إن الحمدلله نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا، ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له 

Sesungguhnya segala puji bagi Allah kami memujinya, dan kami memohon pertolongan kepada Allah dan kami meminta ampun kepada Allah, dan kami berlindung kepada Allah dari kejelekan diri kami, dan dari keburukan amalan-amalan kami, barangsiapa yang Allah berikan petunjuk maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan maka tidak ada yang dapat memberikan hidayah kepadanya

وأشهد أن لا إله إلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله 

Dan aku bersaksi bahwasanya tidak ada Tuhan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah semata dan tidak ada sekutu bagi Allah, dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad adalah seorang hamba dan utusan Allah. 

أما بعد فهذه أسئلة هامة في العقيدة الإسلامية أجبت عليها مع ذكر الدليل من القرآن والحديث الصحيح بقدر المستطاع، ليطمئن القارىء إلى صحت الجواب، لأن عقيدة التوحيد هي أساس سعادة الإنسان في الدنيا والآخرة، ولقد لقيت قبولًا من القراء، وترجمت إلى غير العربية، وقد زدت في هذه الطبعة أسئلة جديدة هامة، ومناسبه للعصر الحاضر تهم كل مسلم. اختصر تها من كتاب (الأجوبة المفيدة) للدوسري.

Adapun setelah itu, dan inilah persoalan yang penting tentang masalah aqidah islam, aku menjawabnya atas persoalan tersebut disertai dengan menyebutkan dalil dari Al Qur’an dan Hadits-hadits yang Shahih sesuai dengan kadar kemampuanku, untuk meyakinkan pembaca aku menjawabnya dengan jawaban yang shahih,karena aqidah tauhid merupakan pokok kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat, dan sungguh ini telah diterima oleh pembaca, dan telah diterjemahkan selain bahasa Arab, dan sungguh aku menambahkan di dalam tulisan ini pertanyaan-pertanyan baru yang sangat penting. Dan ini sesuai dengan zaman sekarang dan cocok untuk setiap muslim. Di ringkas dari buku (jawaban-jawaban yang bermanfaat) oleh Dausi

والله أسأل أن ينفع بها المسلمين، ويجعلها خالصة لوجهه الكريم 

Dan aku berdoa kepada Allah agar memberikan manfaat buku ini kepada kaum muslimin, dan menjadikan amalan ini ikhlash mengharapkan wajah Allah yang mulia. 

محمد بن جميل زينو

Muhammad bin Jamil Zainu