Fiqh suami istri 124-127

Standar

Fiqh suami istri 124-127
وقد أخرج البخاري ومسلم(١) من حديث النعمان بن بشير رضي الله عنهما قال: أعطاني أبي عطية، فقالت عمرة بنت رواحة: لا أرضي حتى تشهد رسول الله صلى الله عليه وسلم، فأتى رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال: إني أعطيت ابني من عمرة بنت رواحة عطية فأمرتني أن أشهدك يا رسول الله، قال: أعطيت سائر ولدك مثل هذا؟ قال: لا، قال: فاتقوا الله وععدلوا بين أ ولادكم، قال: فرجع فرد هديته. 

Dan riwayat Bukhari dan Muslim(1) dari hadits Nu’man bin Basyir radhiyallahu anhuma berkata: ayahku memberikan kepadaku suatu pemberian, maka Amrah binti Rawahah berkata: aku tidak rela hingga kau menjadikan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sebagai saksi. Maka aku datang kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan berkata: sesungguhnya aku memberikan suatu pemberian untuk anak yang dilahirkan oleh Amrah binti Rawahah  kemudian istriku memerintahkan kepadaku agar engkau menjadi saksi wahai Rasulullah. Maka Rasulullah mengatakan: apakah engkau beri semua anak-anakmu dengan pemberian yang semisal dengan hal itu? Nu’man mengatakan: tidak, Nabi bersabda: bertakwalah kepada Allah, dan bersikaplah adil dalam masalah pemberian anak-anakmu. Maka Aku berkata: lalu dia pulang dan menarik kembali hadiahnya. 

صحيح أن المحبة لا يملكها إلا الله سبحانه فقد يحب الشخص بعض ولده أكثر من الآخر، وقد قال إخوة يوسف: {ليوسف وأخوه أحب إلى أبينا منا ونحن عصبة.. } [يوسف:٨] 

Memang benar rasa cinta tidaklah dimiliki kecuali oleh Allah, maka boleh jadi seorang ayah cinta kepada salah satu anaknya dari anaknya yang lain.  Dan sungguh saudari-saudari Yusuf berkata: {sungguh Yusuf dan saudaranya lebih dicintai daripada kami padahal kami jumlahnya lebih banyak} [Yusuf:8] 

ولكن ينبغي أن يسدد العبد ويقارب ولا يظهر ما يضايق الأبناء ويسبب الشحناء

Akan tetapi hendaknya seorang ayah berusaha bersikap untuk ideal mencintai semua anaknya atau paling tidak mendekati ideal dan janganlah menampakkan hal yang membuat sempit hati anaknya dan membuat permusuhan 

وثمَّ أدب جليل على الأبوين أن يلاحظانه ويقيمانه في الأسرة ألا وهو ما أمر الله به حيث قال: 

Kemudian ada satu etika yang penting bagi kedua orang tua yang hendaknya diperhatikan oleh keduanya dan hendaklah keduanya menegakkan hal tersebut ditengah-tengah keluarganya. Yaitu apa yang Allah perintahkan disertai anjuran yang berkaitan tentang aurat. Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِيَسْتَأْذِنْكُمُ الَّذِينَ مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ وَالَّذِينَ لَمْ يَبْلُغُوا الْحُلُمَ مِنْكُمْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ۚ مِنْ قَبْلِ صَلَاةِ الْفَجْرِ وَحِينَ تَضَعُونَ ثِيَابَكُمْ مِنَ الظَّهِيرَةِ وَمِنْ بَعْدِ صَلَاةِ الْعِشَاءِ ۚ ثَلَاثُ عَوْرَاتٍ لَكُمْ ۚ لَيْسَ عَلَيْكُمْ وَلَا عَلَيْهِمْ جُنَاحٌ بَعْدَهُنَّ ۚ طَوَّافُونَ عَلَيْكُمْ بَعْضُكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ* وَإِذَا بَلَغَ الْأَطْفَالُ مِنْكُمُ الْحُلُمَ فَلْيَسْتَأْذِنُوا كَمَا اسْتَأْذَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۚ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ[النور: ٥٩،٥٨]

Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum sembahyang subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah sembahyang Isya’. (Itulah) tiga aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana * Dan apabila anak-anakmu telah sampai umur balig, maka hendaklah mereka meminta izin, seperti orang-orang yang sebelum mereka meminta izin. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.(Surat An-Nur Ayat 58,59) 

فأرشد الله سبحانه وتعالى الأبوين إلى أدب رفيع وهو تعليم أبنائهما المميزين الذين لم يبلغوا الحلم أن يستأذنوا عليهما في هذه الأوقات الثلاثة التي هي مظنة انكشاف العورات وخلع الثياب، وهي:

Maka Allah membimbing kedua orangtua menuju adab yang luhur yaitu Mengajari anak yang sudah tamyiz yang belum sampai baligh untuk meminta izin di 3 waktu, ketiga waktu itu berpeluang besar tersingkapnya aurat dan terlepasnya pakaian, yaitu:

‌ من قبل صلاة الفجر 

Sebelum shalat subuh 

‌ حين تضعون ثيابكم من الظهيرة 

Ketika kalian meletakkan pakaian kalian di siang hari 

‌ من بعد صلاة العشاء 

Dan setelah shalat isya 

 فالغالب أن الرجل وزوجته يتكشفان في هذه الأوقات، وهي أوقات مظنة للجماع، فأمر الأبوان أن يعلما الأطفال المميزين الذين لم يبلغوا الحلم الاستئذان عليهما في هذه الأوقات الثلاثة، 

Maka biasanya seorang suami bersama istrinya itu terlepas pakaian keduanya di waktu-waktu tersebut, dan tiga waktu tersebut kemungkinan besar terjadinya hubungan suami istri, maka kedua orang tua diperintahkan mengajari anaknya yang tamyiz yang belum sampai baligh untuk meminta izin kepada keduanya di ketiga waktu tersebut. 

فقد يدخل الولد أو تدخل البنت على أبويهما في هذه الأوقات فيجد الوالدين على حالة يكرها أن يريا عليها من التكشف أو الجماع أو نحو ذلك، فيخرج الولد وتخرج البنت وقد ارتسمت في أذهانهما المناظر التي رأوها من أمهما وأبيهما فيتلوث فكرهما، 

Karena boleh jadi anak laki-laki atau anak perempuan masuk menemui keduanya di waktu-waktu tersebut dan mendapati orangtuanya diatas keadaan yang tidak disukai jika orangtuanya dalam keadaan demikian terlihat oleh anaknya, keadaan tersingkap auratnya atau dalam keadaan berhubungan suami istri atau dalam keadaan yang lainnya. Maka anak laki-laki dan anak perempuan keluar dalam keadaan tergambar dalam pikiran keduanya pemandangan yang telah dilihat dari ibu dan bapaknya yang pemandangan ini mengotori pikiran anak-anak 

ويخرج الطفل يبحث عن طريقة لتطبيق ذلك الذي رآه من أمه وأبيه فيطبق ذلك مع جارته ومع زميلته بل ومع أخته في بيوت الذين لا يتحفظون ولا يفرقون بين الأبناء في المضاجع طفل ينام بجوار أخته، ويرى من أمه وأبيه منظرًا مثيرًا فكيف يصنع مع أخته؟!! إن الشيطان حريص على الفساد فقد يقوده إلى الفساد والرذيلة مع أخته

Maka Boleh jadi anak mencari jalan dan menerapkan apa yang dia lihat dari ibunya dan bapaknya. Maka boleh jadi dia terapkan bersama dengan anak tetangganya dan bersama temannya atau bahkan bersama saudari perempuannya di dalam rumah yang tidak perhatian masalah hubungan anak laki-laki dan anak perempuan dan dirumah yang orangtua tidak membedakan antara tempat tidur anak laki-laki dan anak perempuan. Sehingga ada anak laki-laki tidur disamping saudari perempuannya, padahal dia melihat dari orangtuanya pemandangan yang membangkitkan syahwat. Maka bagaimana yang dia lakukan bersama saudarinya? Sesungguhnya setan sangat antusias untuk membawa kerusakan, maka boleh jadi setan menggiring si anak untuk melakukan kerusakan dan perbuatan yang hina bersama saudarinya. 

فديننا دين نظيف يحفظ تصورات الأطفال نظيفة، ويحفظ مقولهم نظيفة ويحفظ أفئدتهم وألسنتهم كذلك نظيفة، ألا فليمتثل المسلم والمسلمة لأوامر الله عزوجل وأوامر نبيه صلى الله عليه وسلم، 

Maka agama kita adalah agama yang bersih, menjaga memori anak-anak kecil agar tetap bersih, dan menjaga akal mereka tetap bersih, menjaga hati dan lisan mereka demikian pula dalam keadaan tetap bersih. Oleh karena itu maka hendaklah setiap muslim dan muslimah untuk taat terhadap perintah Allah dan taat pada perintah Nabinya shallallahu alaihi wasallam 

ولتتحفظ الأم في سيرها في البيت أمام أولادها المراهقين فلا تتبرج تبرجًا زائدًا أمام بنيها فالشيطان يزين لهم الحرام، وكذلك فليتحفظ الوالد ولا يمشي في البيت بثياب تثير بناته، كهذا الذي يمشي بالسروال القصير في البيت أو يمشي في الكلوت (الشورت القصير جدا) داخل البيت فيحدد هذا الشورت وهذا السروال عورته أمام بناته ويقودهن ذلك إلى طريقة لا تحمد عقباها. 

Hendaknya seorang ibu hati-hati dalam sikapnya dirumah, didepan anak-anaknya terutama terhadap anak laki-laki yang sudah remaja. Maka hendaknya ibu jangan tabbaruj dengan tabbaruj yang berlebihan meskipun di depan anak laki-lakinya di dalam rumah ketika anaknya sudah remaja, karena boleh jadi setan membuat indah hal yang haram untuk anak-anaknya. Demikian juga seorang ayah hendaknya hati-hati dan menjaga diri dan jangan berjalan memakai pakaian yang membangkitkan birahi anak perempuannya meskipun di dalam rumah. Misalnya seorang ayah berjalan dengan celana pendek di dalam rumah atau berjalan dengan kulot (pakaian yang pendek sekali) di dalam rumah. Yang pakaian dan celana tersebut sangat menampakkan auratnya di depan anak perempuannya. Karena dengan tindakan tersebut sungguh ayah telah menggiring anak perempuannya ke dalam jalan yang tidak terpuji dampak dan akibatnya

Tanda hari kiamat 28-29

Standar

Tanda hari kiamat 28-29
وقعة الحَرَّة(١)

Kejadian peperangan di Al Harro(1)

١ – عن أبي ذر رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (يا أبا ذر)، قلت: لبيك يا رسول الله وسعديك، قال: (كيف أنت إذا أصاب الناس موت يكون البيت فيه بالوصيف؟) – يعني القبر – (٢) 

1. Dari Abu Dzar radhiyallahu anhu berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda kepadaku: (wahai Abu Dzar), aku katakan : aku penuhi panggilanmu dan demi kemuliaanmu. Rasulullah bersabda: (bagaimana pendapatmu jika apabila manusia dihinggapi dengan kematian yang mana rumah di dalamnya dengan kubur) – maksudnya di kuburan -(2)

قلت: الله ورسوله أعلم أو قال: ما خار الله لي ورسوله قال: (عليك بالصبر) أو قال: (تصبر) ثم قال لي: (يا أباذر) قلت: لبيك وسعديك 

Aku berkata : Allah dan Rasul-Nya yang mengetahui, atau ia berkata : terserah apa yang Allah dan Rasul-Nya pilihkan untukku, Rasulullah bersabda: (engkau harus bersabar), atau Rasulullah bersabda: (bersabarlah) kemudian beliau bersabda kepadaku: (wahai abu Dzar), aku katakan: aku penuhi panggilanmu dan demi kemuliaanmu.

قال: (كيف أنت إذا رأيت أحجار الزيت(٣) قد غرقت بالدم؟(٤) قلت: ماخار الله لي ورسوله قال: (عليك بمن أنت منه) قلت: يا رسول الله، أفلا آخذ سيفي وأضعه على عاتقي؟ 

Rasulullah bersabda : (bagaimana pendapatmu jika engkau melihat batu zait(3) yang tenggelam dengan darah?)(4) aku berkata: apa yang Allah dan Rasul-Nya pilihkan untukku, Rasulullah bersabda: (engkau harus bergabung apa yang kau bagian darinya)  aku berkata: Wahai Rasulullah, kenapa saya tidak mengambil pedangku dan saya letakkan pedangku diatas pundakku? 

قال: (شاركت القوم إذن) قلت: فما تأمرني؟ قال: (تلزم بيتك) قلت: فإن دخل على بيتي؟ قال: (فإن خشيت أن يبهرك شعاع السيف فألق ثوبك على وجهك يبوء بإثمك وإثمه) (٥)

Rasulullah bersabda: (kamu ikut serta kaum tersebut), aku berkata : apa yang kau perintahkan untukku? Rasulullah bersabda: (tetaplah kamu dirumahmu) aku berkata: bagaimana jika mereka masuk kerumahku? Rasulullah bersabda: (apabila engkau takut dengan kilatan pedang, kamu tutupkan pakaianmu kewajahmu. Dia yang akan menanggung dosanya dan dosamu) (5)

_____

(١) الحرة الأرض ذات الحجارة السود وسميت الواقعة بذلك لأنها وقعت في منطقة الحرة وسببها أن أهل المدينة خلعوا يزيد بن معاوية فأرسل إليهم جيشًا بقيادة مسلم بن عقبة المري والذي لقبه أهل العلم بسمرف لأنه أخاف أهل المدينة واستباحها وأكثر من القتل حتى قتل فيها كثير من سادة ذاك العصر

(1) Al Harro adalah tanah berbatu yang hitam. Dinamakan kejadian Harro di tempat tersebut Karena terjadinya di tanah berbatu dan sebabnya bahwasanya penduduk Madinah melepaskan baiat kepada Yazid bin Muawiyah maka Yazid mengirimkan pasukan yang dipimpin oleh Muslim bin Uqbah bin Marri yang dijuluki oleh para ulama dengan sebutan melampaui batas karena dia membikin ketakutan penduduk Madinah dan menghalalkan Madinah dan banyak melakukan pembunuhan dalam peperangan tersebut hingga banyak terbunuh di dalamnya para tokoh diantara sahabat di masa itu 

(٢) قال الخطابي: يريد أن الناس يشتغلون عن دفن موتاهم حتى لا يوجد فيهم من يحفر قبر الميت أو دفنه إلا أن يعطى وصيفًا أو قيمته حكاه عنه في عون المعبود(٢٢٩/١١)

(2) Imam Al Khotobi berkata: yang dimaksudkan bahwa manusia sibuk pada waktu itu untuk menguburkan orang-orang yang meninggal hingga tidak ada orang yang menguburkan orang yang mati atau tidak ada orang yang menggali kuburan kecuali jika dia diberi budak wanita yang cantik atau yang senilai dengan budak. Disebutkan oleh Al Khotobi dalam Aunul Ma’bud(11/229)

(٣) موضع في المدينة

(3) nama tempat yang ada di Madinah 

(٤) أحجار الزيت موضع بالمدينة من الحرة سميت بذلك لسواد أحجارها كأنها طليت بالزيت قال التوربشتي: هي الحرة التي كانت بها الوقعة من يزيد والأمير على تلك الجيوش العامة مسلم بن عقبة المري المستبيح لحرم رسول الله صلى الله عليه وسلم. حكاه عنه صاحب عون المعبود(٢٣٠/١١)

(4) batu Zait yang berada di Madinah, dinamakan demikian karena batu-batunya hitam seakan-akan seperti dilumuri dengan minyak, berkata At Taurobasti: yang dimaksudkan adalah Harro, dimana terjadi peperangan antara Yazid dan Amir melawan pasukan Madinah yang dipimpin oleh Muslim bin Uqbah Al Marri yang menghalalkan tanah haramnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam (Madinah). Disebutkan olehnya dalam Aunul Ma’bud(11/230)

(٥) رواه أبو داود(١٠١/٤)

(5) riwayat Abu Dawud (101/4)

Kemuliaan wanita dalam islam 42

Standar

Kemuliaan wanita dalam islam 42
خطر الاختلاط في المدارس

Bahayanya Campur baurnya laki-laki dan wanita di sekolah-sekolah 

إن اختلاط الرجال بالنساء ولا سيما في المدارس له خطر عظيم على الرجل والمرأة، وعلى الطلاب والطالبات. 

Sesungguhnya campur baurny laki-laki dan wanita-wanita terlebih lagi di sekolah-sekolah, baginya kerusakan yang besar atas guru laki-laki dan guru perempuan, dan atas murid laki-laki dan murid-murid perempuan 

١ – كانت إحدى كليات الزراعة في بلد عربي إسلامي تجري تجارب لطلابها وطالباتها في المززعة، فكان أحد الطلاب يذهب بطالبة إلى أماكن الحمامات، ليختلي بها في الحمام بعد أن ترك التجارب الزراعية، وقد رآه حارس المزرعة يدخل الحمام مع زميلته، وهذه السمعة السيئة تؤثر على الطالبة أكثر من الطالب. 

1. Ada salah satu diantara fakultas-fakultas pertanian di negeri Arab di negara Islam sedang berlangsung Praktek Kerja Lapangan untuk mahasiswa dan mahasisiwi di lahan pertanian. Maka ada salah seorang mahasiswa pergi dengan mahasisiwi menuju tempat kamar mandi umum untuk berkholwat dengan mahasisiwi di toilet setelah dia meninggalkan praktek kerja lapangan itu. Dan sungguh penjaga ladang melihat laki-laki itu masuk bersama dengan teman wanita itu. Dan berita jelek ini memberikan pengaruh yang lebih besar menimpa kepada mahasiswi daripada pengaruh yang menimpa mahasiswa 

٢ – كثيرًا ما يجتمع المدرسون والمدرسات في غرفة واحدة، ويحصل المزاح، وتتبادل الضحكات،فيكون الفساد، وتتغير نفسية الزوج على زوجته، فلم تعد تعجبه، لأنه رأى أجمل منها، وكانت المشاكل بين الزوجين التي تؤدي إلى الطلاق، والسبب في هذا الفراق هذه المدرسة السافرة التي جلست مع المدرس فأفسدته

2. Seringnya perkumpulan yang terjadi di kalangan para guru Laki-laki dan wanita di satu ruang yang sama. Sehingga terjadi senda gurau dan saling tertawa. Maka timbullah kerusakan dan berubahlah kejiwaan seorang suami tatkala mendapati istrinya. Maka tidaklah istri dapat menggairahkan atau menyenangkan suami. Karena dia (suami) biasa melihat yang lebih cantik daripada istrinya. Dan timbullah masalah-masalah antara suami istri tersebut yang akan menjerumuskan keduanya menuju perceraian dan sebab terjadinya perceraian ini adalah lembaga itu yang biasa membiarkan mereka yang mungkin sekali duduknya para guru laki-laki berhadap-hadapan dengan guru perempuan. Maka akan merusak kaum laki-laki 

٣ – حتى الأطفال الصغار الذين كانوا يتعلمون عند المعلمة، ثم انتقلوا إلى الصف الذي يعلمهم فيه معلم كانوا يتحدثون لمعلمهم عن مشاكلهم مع المعلمة، وأن أحد الطلبة كان ينظر إلى فخذ المعلمة عندما تنحي نحو الأرض. 

3. Hingga anak didik usia SD yang mereka belajarnya diajar oleh seorang guru perempuan kemudian mereka setelah belajar kepada guru wanita berpindah kepada kelas yang mengajarnya adalah seorang guru laki-laki, dan adalah mereka (Murid laki-laki) membicarakan kepada guru laki-laki mereka tentang masalah yang terjadi diantara mereka bersama guru wanitanya, bahwa salah satu diantara murid-murid tersebut pernah melihat kepada pahanya guru wanita tatkala ibu guru sedang merunduk

٤ – لقد حمى الله البلاد السعودية من هذا الاختلاط الضار في جميع مراحل التعليم، فكانت الطالبة السعودية أكثر التزامًا بالحجاب والأخلاق من غيرها. 

4. Sungguh Allah telah menjaga negeri Saudi dari bercampur baurnya laki-laki dan wanita yang berbahaya ini di seluruh tingkat pendidikan. Maka pelajar-pelajar wanita di Saudi mereka lebih komitmen dengan hijabnya dan akhlak yang baik dibandingkan wanita-wanita dari negeri yang lainnya.

HSI 08 – Kajian 21 – cara beriman

Standar

Beriman Kepada Rasul:

■ *Beriman Kepada Rasul*

■ *Halaqah 21|  Cara Beriman kepada Para Rasul Bag 19*

📀 _link audio_

http://goo.gl/r734ox

•┈┈┈┈┈•❁﷽❁•┈┈┈┈┈•

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته 

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين 
Halaqah yang Ke Dua Puluh Satu dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah *Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 19*.

Diantara hal yang perlu diketahui seorang muslim adalah perbedaan Al Karomah & Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah, karena sering terjadi seseorang menganggap Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah sebagai Al Karomah, menganggap seorang wali syaitan sebagai wali Allāh. 
Berikut adalah perbedaan antara Al Karomah & Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah (semoga Allāh Subhānahu wa Ta’āla memberikan Taufik kita semua & menerangi diri kita dengan ilmu agama, diantara perbedaan antara Al Karomah & Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah :

① Melihat perjalanan hidup orang tersebut, kalau dia adalah seorang mukmin yang bertakwa maka ini adalah Al Karomah dan kalau sebaliknya dia bukan seorang yang mukmin & bukan orang yang bertakwa maka itu adalah Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah. 
Berkata syaikh Abdul Aziz bin baz rahimahullah 

وشرط كونها كرامةً أن يكون من جرت على يده هذه الكرامةُ مستقيمًا على الإيمان  ومتابعة الشريعة فإن كان خلاف ذلك فالجاري على يده من الخوارق يكون من الأحوال الشيطانية 1:49

“Dan sesuatu yang luar biasa menjadi Karomah di syarat kan orang yang mendapatkan Karomah tersebut adalah orang yang istiqomah diatas iman & mengikuti syariat. Adapun apabila sebaliknya maka sesuatu yang luar biasa yg terjadi pada dirinya adalah termasuk Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah. 
② Al Karomah adalah anugerah dari Allāh tidak bisa dipelajari & diusahakan sedangkan Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah adalah bantuan dari syaitan bisa dipelajari & diusahakan yaitu dengan berbuat sesuatu yang membuat ridha syaitan, seperti berbuat kufur kepada Allāh (meninggalkan shalat & kewajiban² yang lain) menghalalkan sesuatu yang Allāh haram kan & RasulNya dll. Oleh karena itu Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah memiliki sekolah² perguruan² untuk mempelajari perkara² yang luar biasa tersebut dan disana ada buku² yang dijual bebas yang mengajarkan Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah yang dikenal dengan Al Mujarobat 
③ Al Karomah tidak bisa di lawan sedangkan Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah bisa di lawan dengan beberapa dzikir & doa didalam Alquran & As-Sunnah. 
Berkata Syaikhul Islam rahimahullah :

وهكذا أهل الأحوال الشيطانية تنصرف عنهم شياطينهم إذا ذكر عندهم ما يطردها مثل آية الكرسي 4.11

“Dan demikianlah orang-orang yang memiliki Akhwal Asy-Syaithoniyyah syaitan² mereka akan meninggalkan mereka apabila disebutkan disamping mereka apa yang mengusir syaitan² tersebut seperti ayat Kursi. 

Itulah yang bisa kita sampaikan pada Halaqah kali ini  & sampai bertemu kembali pada Halaqah selanjutnya. 
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

 
_*Abdullāh Roy*_

Di kota Al-Madīnah 

 Materi audio ini disampaikan di dalam Grup WA *Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah (HSI) ‘Abdullāh Roy.*

•┈┈┈┈┈┈•❁❁•┈┈┈┈┈┈•

HSI 08 – Kajian 21 – cara beriman

Standar

Beriman Kepada Rasul:

■ *Beriman Kepada Rasul*

■ *Halaqah 21|  Cara Beriman kepada Para Rasul Bag 19*

📀 _link audio_

http://goo.gl/r734ox

•┈┈┈┈┈•❁﷽❁•┈┈┈┈┈•
 

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته 

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين 
Halaqah yang Ke Dua Puluh Satu dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul alaihimus salam adalah *Cara Beriman Kepada Para Rasul Bag 19*.

Diantara hal yang perlu diketahui seorang muslim adalah perbedaan Al Karomah & Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah, karena sering terjadi seseorang menganggap Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah sebagai Al Karomah, menganggap seorang wali syaitan sebagai wali Allāh. 
Berikut adalah perbedaan antara Al Karomah & Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah (semoga Allāh Subhānahu wa Ta’āla memberikan Taufik kita semua & menerangi diri kita dengan ilmu agama, diantara perbedaan antara Al Karomah & Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah :

① Melihat perjalanan hidup orang tersebut, kalau dia adalah seorang mukmin yang bertakwa maka ini adalah Al Karomah dan kalau sebaliknya dia bukan seorang yang mukmin & bukan orang yang bertakwa maka itu adalah Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah. 
Berkata syaikh Abdul Aziz bin baz rahimahullah 

“Dan sesuatu yang luar biasa menjadi Karomah di syarat kan orang yang mendapatkan Karomah tersebut adalah orang yang istiqomah diatas iman & mengikuti syariat. Adapun apabila sebaliknya maka sesuatu yang luar biasa yg terjadi pada dirinya adalah termasuk Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah. 
② Al Karomah adalah anugerah dari Allāh tidak bisa dipelajari & diusahakan sedangkan Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah adalah bantuan dari syaitan bisa dipelajari & diusahakan yaitu dengan berbuat sesuatu yang membuat ridha syaitan, seperti berbuat kufur kepada Allāh (meninggalkan shalat & kewajiban² yang lain) menghalalkan sesuatu yang Allāh haram kan & RasulNya dll. Oleh karena itu Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah memiliki sekolah² perguruan² untuk mempelajari perkara² yang luar biasa tersebut dan disana ada buku² yang dijual bebas yang mengajarkan Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah yang dikenal dengan Al Mujarobat 
③ Al Karomah tidak bisa di lawan sedangkan Al Akhwal Asy-Syaithoniyyah bisa di lawan dengan beberapa dzikir & doa didalam Alquran & As-Sunnah. 
Berkata Syaikhul Islam rahimahullah :
“Dan demikianlah orang-orang yang memiliki Akhwal Asy-Syaithoniyyah syaitan² mereka akan meninggalkan mereka apabila disebutkan disamping mereka apa yang mengusir syaitan² tersebut seperti ayat Kursi. 

Itulah yang bisa kita sampaikan pada Halaqah kali ini  & sampai bertemu kembali pada Halaqah selanjutnya. 
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

 
_*Abdullāh Roy*_

Di kota Al-Madīnah 

 Materi audio ini disampaikan di dalam Grup WA *Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah (HSI) ‘Abdullāh Roy.*

•┈┈┈┈┈┈•❁❁•┈┈┈┈┈┈•